Yang Membunuh Banyak Bisnis Bukan Kurang Sales
Tapi Profit yang bocor diam diam
Kami membantu owner manufaktur dan distribusi menemukan uang yang hilang, menghentikan kebocoran profit, dan membangun bisnis yang lebih sehat.
Cocok Untuk
26+ Tahun
Area Kerja
Kenali Tandanya!
Stok Menumpuk
Dan Piutang menggunung, tapi uang cash tidak ada.
Bisnis Bertumbuh
Tetapi di dalam terasa semakin tidak terkontrol.
Fakta yang Kami Temukan di Lapangan!
Bukan estimasi, ini kondisi nyata yang sering kami temui! Kebocoran sering tidak terlihat di laporan, tetapi dampaknya terasa di profit dan cash flow. Banyak owner baru sadar setelah cashflow mulai seret.
Cash tertahan ditemukan dalam satu sesi audit.
Piutang overdue yang tidak disadari.
Masalah berjalan tanpa pernah benar-benar diselesaikan.
Potensi denda pajak akibat salah urus administrasi.
Kami Menawarkan Audit Profit Leakage
Temukan kebocoran sebelum menjadi masalah yang lebih besar.
Audit Profit Leakage membantu owner manufaktur dan distribusi
melihat bisnis lebih jelas.
Audit Profit Leakage
Bukan sekadar melihat Laporan tetapi menganalisa:
Profit sebenarnya datang dari mana
Kebocoran profit terjadi
di mana
Customer mana yang sehat
Produk mana yang menghasilkan
Bagaimana uang bergerak di bisnis
Keputusan apa yang paling berdampak
Yang Akan Anda Dapatkan
✔ Profit Leakage Map
✔ Hidden Profit Opportunity
✔ Quick Win Recommendation
✔ Executive Findings Report
✔ Profit Improvement Roadmap
Kami sempat mengira penurunan keuntungan disebabkan kondisi pasar. Ternyata penyebab utamanya adalah proses bisnis yang belum berjalan efektif, mulai dari kontrol diskon, pengelolaan stok, hingga monitoring cabang. Setelah pendampingan, omzet naik dari Rp8,5 miliar menjadi Rp10 miliar per bulan, sementara laba bersih meningkat hampir 38%.
Dengan omzet ±15 miliar/bulan, kami sempat merasa mentok karena kapasitas tim kewalahan dan lembur membengkak. Setelah dilakukan audit dan pendampingan, kami baru sadar banyak proses yang tumpang tindih, mesin sering downtime, dan manpower tidak efisien. Hasilnya luar biasa, kapasitas produksi naik tanpa tambah karyawan, dan kami berhasil memotong biaya operasional hingga ratusan juta per bulan.
Awalnya kami fokus mengejar penjualan, tetapi ternyata banyak profit yang hilang di internal bisnis. Mulai dari diskon yang tidak terkontrol, slow moving stock tinggi, piutang overdue, hingga kebocoran biaya operasional berhasil dibenahi setelah pendampingan. Hasilnya, omzet tetap stabil di angka ±22 miliar/bulan, namun profit naik 26% dan cashflow menjadi jauh lebih sehat.
Dengan omzet ±35 miliar/bulan, kami terlalu sibuk melihat angka penjualan sampai tidak sadar biaya logistik armada dan yield produksi kami membengkak tidak terkontrol. Setelah didampingi dan dibenahi sistem internalnya, kami berhasil memangkas pengeluaran yang tidak perlu hingga miliaran rupiah. Terbukti, menaikkan profit tidak selalu harus lewat menaikkan omzet.
Berada di omzet ±40 miliar/bulan membuat kami abai dengan gudang yang terus menumpuk. Lewat pendampingan ini, kami dibukakan mata bahwa modal kami banyak mati di overstock barang dan salah planning pengadaan dari pabrik. Sekarang, perputaran inventori jauh lebih cepat, piutang macet tertangani, dan cashflow yang tadinya seret jadi sangat longgar.
Frequently Asked Questions
Jangan Menunggu Sampai Masalah Terjadi!
Sebagian besar kebocoran profit tidak terasa dalam satu hari, tetapi ketika dibiarkan cashflow mulai seret, profit mulai turun, keputusan semakin sulit, owner semakin lelah dan seringkali biaya yang tidak terlihat jauh lebih mahal daripada biaya untuk memperbaikinya.
“Di omzet ±28 miliar/bulan, ternyata masih banyak kebocoran yang tidak kami sadari mulai dari defect produksi, procurement yang tidak efisien, hingga dead stock tinggi. Setelah didampingi, perusahaan kami berhasil melakukan saving hingga miliaran rupiah per tahun tanpa menambah sales.”